Mengukir Gerak Penuh Makna: Contoh Soal Seni Tari Kelas 7 Kurikulum 2013 Semester 2 untuk Mengasah Kreativitas dan Pemahaman
Seni tari, sebagai salah satu bentuk ekspresi manusia yang paling universal, menawarkan panggung bagi siswa kelas 7 untuk menjelajahi dunia gerak, irama, dan cerita. Dalam Kurikulum 2013, pembelajaran seni tari tidak hanya berfokus pada penghafalan gerakan, namun juga pada pemahaman konsep, apresiasi, dan kemampuan berkreasi. Memasuki semester 2, siswa akan diajak untuk mendalami aspek-aspek yang lebih kompleks, mulai dari elemen dasar tari hingga bentuk-bentuk penyajian yang lebih beragam.
Artikel ini hadir untuk membantu guru dan siswa dalam menghadapi ujian atau penilaian akhir semester 2 mata pelajaran Seni Tari kelas 7 Kurikulum 2013. Kami akan menyajikan serangkaian contoh soal yang dirancang untuk menguji pemahaman siswa secara komprehensif, mencakup berbagai tingkatan taksonomi pembelajaran, dari pengetahuan dasar hingga analisis dan evaluasi. Dengan memahami contoh-contoh soal ini, diharapkan siswa dapat lebih siap, percaya diri, dan termotivasi untuk mengeksplorasi kekayaan seni tari.
Tujuan Pembelajaran Seni Tari Kelas 7 Semester 2
Sebelum melangkah ke contoh soal, penting untuk mengingatkan kembali tujuan pembelajaran utama Seni Tari kelas 7 semester 2 berdasarkan Kurikulum 2013. Secara umum, siswa diharapkan mampu:
- Memahami dan menganalisis unsur-unsarih tari: Meliputi ruang, waktu, tenaga, bentuk, gerak, dan unsur pendukung lainnya seperti kostum dan tata rias.
- Mengenal dan mengapresiasi ragam gerak tari tradisional: Memahami filosofi, makna, dan keunikan gerak tari dari berbagai daerah di Indonesia.
- Mengembangkan kemampuan berkreasi tari: Mampu menciptakan gerak tari sederhana berdasarkan tema atau cerita.
- Memahami unsur pendukung pertunjukan tari: Mengenal fungsi kostum, tata rias, tata panggung, dan iringan musik dalam sebuah pertunjukan tari.
- Mengapresiasi pertunjukan tari: Mampu memberikan pandangan atau kritik konstruktif terhadap sebuah pertunjukan tari.
- Memahami pola lantai dan formasi dalam tari: Mengerti bagaimana penari bergerak dan menata posisi di atas panggung.
Contoh Soal dan Pembahasannya
Berikut adalah contoh soal yang mencakup berbagai aspek pembelajaran Seni Tari kelas 7 semester 2, beserta penjelasan singkat untuk membantu pemahaman. Soal-soal ini dibagi berdasarkan jenisnya: Pilihan Ganda, Uraian Singkat, dan Uraian Panjang.
Bagian A: Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
-
Unsur tari yang menunjukkan sejauh mana penari bergerak dan luasnya area yang digunakan dalam sebuah tarian disebut unsur…
a. Waktu
b. Tenaga
c. Ruang
d. BentukPembahasan: Unsur ruang dalam tari berkaitan dengan dimensi tempat penari bergerak, baik secara pribadi (ruang personal) maupun secara kelompok (ruang pentas).
-
Gerakan tangan yang melambai-lambai seperti ombak di lautan, menunjukkan pemanfaatan unsur tari yaitu…
a. Ruang dan waktu
b. Tenaga dan waktu
c. Ruang dan tenaga
d. Tenaga dan ruangPembahasan: Gerakan yang halus dan mengalir seperti ombak membutuhkan pengaturan tenaga yang lembut dan waktu yang pas untuk mengekspresikan keindahan gerakan.
-
Tari Saman dari Aceh dikenal dengan gerakannya yang dinamis, cepat, dan menggunakan formasi duduk berbanjar. Kecepatan dan keberagaman gerakan dalam Tari Saman sangat mengandalkan unsur…
a. Ruang
b. Waktu
c. Tenaga
d. BentukPembahasan: Kecepatan dan durasi gerakan dalam tari sangat dipengaruhi oleh unsur waktu. Tari Saman sangat menekankan pada aspek waktu agar gerakan sinkron antar penari.
-
Dalam sebuah tarian, kostum dan tata rias memiliki fungsi penting. Salah satu fungsi utama kostum dan tata rias dalam pertunjukan tari adalah…
a. Menambah berat badan penari agar gerakan lebih kuat
b. Menunjukkan karakter tokoh atau tema tarian
c. Mengurangi daya tarik penonton
d. Membatasi ruang gerak penariPembahasan: Kostum dan tata rias dirancang untuk mempertegas peran, karakter, atau pesan yang ingin disampaikan oleh penari melalui tarian.
-
Pola lantai yang berbentuk garis lurus diagonal dari kiri bawah ke kanan atas atau sebaliknya disebut pola lantai…
a. Garis lurus
b. Lingkaran
c. Zig-zag
d. DiagonalPembahasan: Pola lantai diagonal menciptakan kesan dinamis dan sering digunakan untuk menunjukkan arah gerakan yang spesifik.
-
Gerak tari yang dilakukan oleh penari secara bergantian, di mana satu penari menyelesaikan geraknya lalu dilanjutkan oleh penari lain, disebut dengan istilah…
a. Unisono
b. Kanon
c. Duet
d. TrioPembahasan: Gerakan kanon adalah gerakan yang dilakukan berulang-ulang dengan jeda waktu antar penari, menciptakan efek saling menyusul.
-
Tari Pendet dari Bali pada awalnya merupakan tarian pemujaan dewa-dewi. Hal ini menunjukkan bahwa tari tradisional sering kali memiliki nilai…
a. Hiburan semata
b. Ritual dan spiritual
c. Komersial
d. ModernisasiPembahasan: Banyak tarian tradisional di Indonesia memiliki akar sejarah yang kuat dengan upacara adat, keagamaan, atau ritual.
-
Ketika seorang penari menampilkan gerak patah-patah, tegas, dan kuat, ia sedang mengeksplorasi unsur tari…
a. Ruang yang luas
b. Waktu yang cepat
c. Tenaga yang kuat
d. Bentuk yang abstrakPembahasan: Gerak patah-patah dan tegas identik dengan penggunaan tenaga yang kuat dan dinamis.
-
Dalam sebuah tarian kelompok, formasi duduk melingkar sering digunakan untuk menciptakan kesan…
a. Ketegangan dan konflik
b. Kebersamaan dan kekompakan
c. Kesendirian dan kesepian
d. KetidakpastianPembahasan: Formasi melingkar memberikan kesan kedekatan dan kesatuan antar penari.
-
Menonton sebuah pertunjukan tari dan memberikan komentar tentang kekuatan serta kelemahan gerak, kostum, dan ekspresi penari merupakan bentuk apresiasi tari yang disebut…
a. Apresiasi pasif
b. Apresiasi aktif
c. Apresiasi kritis
d. Apresiasi deskriptifPembahasan: Memberikan penilaian dan analisis terhadap sebuah pertunjukan termasuk dalam apresiasi kritis.
Bagian B: Uraian Singkat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
-
Jelaskan perbedaan mendasar antara unsur ruang dan unsur waktu dalam tari!
Jawaban: Unsur ruang berkaitan dengan tempat dan luasnya penari bergerak di atas panggung, termasuk arah, level, dan jangkauan gerak. Sementara itu, unsur waktu berkaitan dengan cepat atau lambatnya gerakan, durasi, dan ritme. -
Sebutkan dua contoh tarian tradisional Indonesia beserta daerah asalnya yang kamu ketahui, dan jelaskan salah satu unsur pendukung yang menonjol pada tarian tersebut!
Jawaban (Contoh):- Tari Kecak dari Bali: Unsur kostum yang khas, yaitu sarung kotak-kotak hitam putih dan kelapa yang dikenakan oleh para penari laki-laki.
- Tari Piring dari Minangkabau: Unsur iringan musik yang dinamis menggunakan alat musik tradisional seperti gendang dan gong, serta kostum yang berwarna-warni.
-
Apa yang dimaksud dengan pola lantai? Berikan satu contoh pola lantai selain garis lurus!
Jawaban: Pola lantai adalah garis-garis imajiner yang dilalui oleh penari saat melakukan perpindahan gerak di atas panggung. Contoh pola lantai selain garis lurus adalah pola lantai melingkar, diagonal, atau zig-zag. -
Mengapa iringan musik sangat penting dalam sebuah pertunjukan tari?
Jawaban: Iringan musik berfungsi untuk mengiringi, memberikan suasana, memperkuat ekspresi, dan memberikan ritme pada setiap gerakan tari, sehingga pertunjukan tari menjadi lebih hidup dan bermakna. -
Dalam membuat sebuah tarian kreasi sederhana, unsur apa saja yang perlu kamu pertimbangkan selain gerakan?
Jawaban: Selain gerakan, unsur yang perlu dipertimbangkan adalah tema atau cerita yang ingin disampaikan, ekspresi wajah, penggunaan ruang, dan iringan musik yang sesuai.
Bagian C: Uraian Panjang
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan uraian yang lengkap!
-
Analisis unsur ruang, waktu, dan tenaga yang terdapat dalam sebuah tarian yang pernah kamu lihat (baik langsung maupun melalui media). Jelaskan bagaimana ketiga unsur tersebut saling berkaitan untuk menciptakan sebuah pertunjukan tari yang menarik. Berikan contoh konkret dari tarian yang kamu analisis.
Contoh Jawaban yang Diharapkan:
Siswa diminta memilih satu tarian yang mereka ketahui. Misalnya, Tari Baris Gede dari Bali.- Unsur Ruang: Penari laki-laki yang berperan sebagai prajurit akan menggunakan ruang pentas secara luas, melakukan gerakan maju, mundur, berputar, dan melompat untuk menunjukkan keberanian dan semangat juang. Ada pula gerakan yang lebih statis namun tetap memperhatikan posisi dalam formasi kelompok.
- Unsur Waktu: Gerakan dalam Tari Baris Gede cenderung dinamis dan cepat, terutama saat adegan pertempuran atau peragaan senjata. Ada pula jeda waktu untuk menunjukkan pose tertentu atau mengikuti irama musik yang lebih tenang. Ritmenya bisa bervariasi dari cepat ke lambat dan kembali cepat.
- Unsur Tenaga: Penggunaan tenaga dalam tari ini sangat bervariasi. Ada gerakan yang membutuhkan tenaga kuat dan tegas seperti hentakan kaki, ayunan senjata, atau lompatan. Namun, ada pula gerakan yang lebih luwes dan terkontrol untuk menunjukkan ekspresi wajah atau detail tangan.
Keterkaitan: Ketiga unsur ini saling terkait erat. Misalnya, gerakan yang menggunakan tenaga kuat akan lebih efektif jika dieksekusi dengan waktu yang pas (cepat dan tegas) dan dalam ruang yang memungkinkan penari bergerak bebas (misalnya, gerakan melompat di tengah panggung). Ekspresi keberanian prajurit tercipta dari kombinasi gerakan yang dinamis (ruang), cepat (waktu), dan kuat (tenaga). Tanpa penyesuaian yang tepat antara ketiga unsur ini, tarian bisa terlihat monoton atau kehilangan maknanya.
-
Jelaskan konsep pola lantai dalam tari berkelompok. Mengapa pola lantai sangat penting dalam sebuah pertunjukan tari? Berikan contoh dua jenis pola lantai yang berbeda dan jelaskan kesan yang ditimbulkan oleh masing-masing pola lantai tersebut!
Contoh Jawaban yang Diharapkan:
- Konsep Pola Lantai: Pola lantai dalam tari berkelompok adalah pergerakan penari yang membentuk garis-garis imajiner di atas panggung saat mereka bergerak dari satu tempat ke tempat lain, atau saat mereka melakukan formasi tertentu. Pola lantai tidak hanya sekadar perpindahan posisi, tetapi juga merupakan bagian dari ekspresi artistik.
- Pentingnya Pola Lantai:
- Menciptakan Keindahan Visual: Pola lantai yang tertata rapi dan dinamis dapat menambah estetika pertunjukan, menciptakan komposisi visual yang menarik bagi penonton.
- Memperjelas Makna Tarian: Pola lantai dapat membantu menyampaikan makna atau cerita tarian. Misalnya, pola melingkar bisa menunjukkan kebersamaan, sementara pola diagonal bisa menggambarkan konflik.
- Menghindari Kekacauan: Dalam tarian berkelompok, pola lantai membantu penari untuk bergerak secara teratur dan menghindari tabrakan, sehingga pertunjukan terlihat profesional.
- Menunjukkan Kekompakan: Formasi yang harmonis dalam pola lantai mencerminkan kekompakan dan kesatuan gerak antar penari.
- Contoh Dua Jenis Pola Lantai:
- Pola Lantai Lingkaran: Penari membentuk formasi melingkar. Kesan yang ditimbulkan adalah kebersamaan, persatuan, kekeluargaan, atau harmoni. Pola ini sering digunakan dalam tarian yang bertema kebersamaan atau perayaan.
- Pola Lantai Zig-zag (Patah-patah): Penari bergerak membentuk garis yang berpindah dari satu sisi ke sisi lain secara tidak lurus, seringkali dengan perpindahan yang sedikit tiba-tiba. Kesan yang ditimbulkan adalah dinamika, ketegangan, kebingungan, atau perjuangan. Pola ini bisa digunakan untuk menggambarkan situasi yang penuh tantangan atau konflik.
-
Uraikan fungsi dan makna kostum serta tata rias dalam sebuah pertunjukan tari tradisional Indonesia. Berikan contoh bagaimana kostum dan tata rias pada salah satu tarian tradisional dapat memperkaya pemahaman penonton terhadap tarian tersebut!
Contoh Jawaban yang Diharapkan:
- Fungsi Kostum:
- Identitas Budaya: Kostum sering kali mencerminkan identitas daerah atau etnis asal tarian tersebut.
- Karakter Tokoh: Kostum membantu penonton mengenali peran atau karakter yang dibawakan oleh penari (misalnya, kostum raja, putri, prajurit, atau rakyat jelata).
- Estetika Pertunjukan: Kostum yang indah dan selaras dengan tema tarian dapat menambah daya tarik visual pertunjukan.
- Pendukung Gerak: Beberapa kostum dirancang untuk mendukung ekspresi gerak, misalnya kostum dengan lengan lebar yang dapat menambah keindahan gerakan tangan.
- Fungsi Tata Rias:
- Mempertegas Ekspresi: Tata rias wajah dapat mempertegas ekspresi yang ingin ditampilkan penari, seperti marah, sedih, gembira, atau terkejut.
- Menciptakan Karakter: Tata rias membantu menciptakan karakter tokoh agar lebih meyakinkan.
- Menyesuaikan dengan Cahaya Panggung: Tata rias yang tepat dapat membuat wajah penari terlihat jelas meskipun diterpa cahaya panggung yang kuat.
- Makna Kostum dan Tata Rias: Kostum dan tata rias bukan sekadar hiasan, tetapi memiliki makna simbolis yang mendalam sesuai dengan filosofi tarian atau budaya yang melatarbelakanginya.
- Contoh:
Tari Kancet Papatai dari Kalimantan Timur (Suku Dayak).- Kostum: Penari laki-laki biasanya mengenakan cawat dan hiasan kepala dari bulu burung. Kostum ini mencerminkan gaya hidup masyarakat Dayak yang identik dengan alam dan keberanian. Corak dan warna pada pakaian juga bisa memiliki makna tersendiri.
- Tata Rias: Tata rias wajah yang kuat, seringkali dengan guratan atau lukisan pada wajah, dapat menunjukkan karakter seorang prajurit Dayak yang gagah berani dan siap berperang.
- Pemahaman Penonton: Dengan melihat kostum dan tata rias ini, penonton dapat langsung menangkap nuansa tarian yang menggambarkan kepahlawanan, kekuatan, dan tradisi masyarakat Dayak. Ini membantu penonton untuk lebih mudah memahami cerita atau pesan yang ingin disampaikan melalui tarian tersebut.
- Fungsi Kostum:
Penutup
Contoh soal di atas dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai materi Seni Tari kelas 7 semester 2. Dengan berlatih soal-soal seperti ini, siswa diharapkan tidak hanya menghafal, tetapi juga mampu menganalisis, menginterpretasikan, dan bahkan berkreasi. Guru dapat menggunakan contoh-contoh ini sebagai dasar untuk mengembangkan variasi soal lain yang sesuai dengan konteks pembelajaran di kelas.
Semoga artikel ini bermanfaat dalam proses pembelajaran dan penilaian Seni Tari di kelas 7. Mari teruslah berkreasi dan mengapresiasi keindahan seni tari Indonesia!